Kamis, 16 Mei 2013

Tugas Bahasa Inggris 2


1.        If I have enough apples, I (bake) will bake  an apple pie this afternoon.
2.        If I had enough apples, I (bake) would bake an apple pie this afternoon.
3.        I will fix your bicycle if I (have) have a screwdriver of the proper size.
4.        I would fix your bicycle if I (have) had a screwdriver of the proper size.
5.        I (make) will make a tomato salad for the picnic tomorrow if the tomatoes in my garden are ripe.
6.        I (make) would make a tomato salad for the picnic tomorrow if the tomatoes in my garden were ripe.
7.        Jack would shave today if he (have) had a sharp razor.
8.        Jack will shave today if he (have) have a sharp razor.
9.        Sally always answers the phone if she (be) is in her office.
10.    Sally always answers the phone if she (be) were in her office right now.
11.    I (not be) wouldn’t a student in this class if English (be) were my native language

Rabu, 08 Mei 2013

Tugas Softskill


My Story

            Fridays ago, on 26 April 2013 are not too many activities that I do. I woke up at 5 am to carry out my duty as a Muslim is shalat. Finished the prayer I slept again.
I woke up at 8 am, and then clean up the bed. Then I went to the bathroom to soak clothes. While soaking my clothes were clean my room. Ranging from sweeping floors and mopping. At 9 am, I wash clothes. When finished drying clothes, I had a shower.
Since there is no class schedule so I finish off my PI to wait for lab work. Because practicum begins at 5:30 pm. So, I think nothing special for me in this day. all running as usual.

Kamis, 18 April 2013

Tugas Bahasa Inggris 2


1.      George  is cooking       dinner            tonight
    S         Vphrase    Complement       Mof. Time
2.      Henry and Marcia   have visited the president
S                      Vphrase    Complement
3.      We  can eat      lunch               in this restaurant    today
S       Vphrase   Complement   Mof. Place              Mof.time
4.      Pat should have bought gasoline           yesterday
S              Vphrase            Complement   Mof. time
5.      Trees grow
S        Vphrase
6.      It was raining at seven o’clock at this morning
S    Vphrase                 Mof. time
7.      She opened a checking account at the bank    last week
S      V             Complement        Mof. Place    Mof. Time
8.      Harry is washing    dishes              right now
S           Vphrase      Complement   Mof. Time
9.      She opened her book
S        V           Complement
10.  Paul, Willian,, and Mary   were watching  television        a few minutes ago
S                                  Vphrase       Complement        Mof.Time

Rabu, 09 Januari 2013

Puisi Part 2 "Kesedihan"

Tak jua kutemukan malaikat kecil
Layaknya lullaby yang menari dalam ingatanku
Menggoyangkan tongkatnya
Seakan hendak mengubah hariku
            Mengubah deru di hati
            Menjadi lukisan warna pelangi
            Indah dan mengesankan
            Seolah penuh dengan makna
Hati ini sudah merebah di atas tanah
Bagaikan sejumput arang yang teruntai
Memanah impian dan merajut kesedihan
Seakan sudah menjadi kebiasaan

Puisi Part 1 "Hati Sang Perawan"


Dalam gelap malam yang kelam
Sang bulan mencoba bersinar
Temani malam berteman bintang
Bius wajah, hati sang perawan
Yang tertunduk di sudut malam
Kosong ia memandang tanpa rasa
Terucap tanya penuh makna
Apa arti hidup tanpa cinta
Kedamaian hati terusik makna
Tentang cinta, tentang duka
Kesedihan telah tercipta
Larut dalam suasana nyata
Terlukis buram di kanvas cinta
Yang terlukis nyata didalam jiwa

Sahabat


Sahabat sejatiku, hilangkah dari ingatanmu
Di hari kita saling berbagi
Dengan kotak sejuta mimpi, aku datang menghampirimu
Kuperlihat semua hartaku
Kita s’lalu berpendapat, kita ini yang terhebat
Kesombongan di masa muda yang indah
Aku raja kaupun raja
Aku hitam kaupun hitam
Arti teman lebih dari sekedar materi
                                                        
Reff.
Pegang pundakku, jangan pernah lepaskan
Bila ku mulai lelah… lelah dan tak bersinar
Remas sayapku, jangan pernah lepaskan
Bila ku ingin terbang… terbang meninggalkanmu
Ku s’lalu membanggakanmu, kaupun s’lalu menyanjungku
Aku dan kamu darah abadi
Demi bermain bersama, kita duakan segalanya
Merdeka kita, kita merdeka

Tak pernah kita pikirkan                        
Ujung perjalanan ini                                                           
Tak usah kita pikirkan
Akhir perjalanan ini
(Sheila on 7 – sahabat sejati)

            Apa sebenarnya sahabat sejati? Apa kalian punya sahabat sejati?. Tentu semua berharap bisa memiliki sahabat sejati. Seperti Laskar pelangi-nya Andrea Hirata, lalu sebutan “Ranger” di 5cm miliknya Donny Dhirgantoro. Kalo diliat dari cerita tentang laskar pelangi, 5cm dll, rasanya semua terlihat indah ya.
Ada sahabat yang senantiasa menggenggam kita kala kita hendak jatuh. Ada sahabat yang senantiasa meluruskan kala kita tersesat. Ada sahabat yang senantiasa memberikan pundaknya untuk kita bersandar. Ada sahabat yang senantiasa berbagi kebahagiaan.
Walau kadang ada sedikit pertengkaran karena hidup memang tak selalu indah. Tapi sebenarnya yang sulit adalah menjaga sebuah persahabatan agar tetap utuh. Rugi banget rasanya kalau sampai kehilangan seorang sahabat. Mudah-mudahan kita semua ga akan pernah kehilangan sahabat-sahabat kita, Amin...
            

Kenangan


Did you forget?
About me,
About us,
Did you??

Berapa kali pertanyaan itu muncul kala hati serasa gundah karena kehilangan cinta, karena ditinggal seorang kekasih yang entah pergi kemana. Did you forget? Lantas bagaimana dengan hatimu saat ini? Apa kekasihmu juga pergi?.
Semua kenangan tampak seperti sampah yang menjijikan hingga tak sedikit dari mereka yang pergi menjauh meninggalkan semua kenangannya dan tak pernah kembali. Apa yang membuatnya meninggalkan semua kenangan? Begitu menyakitkankah hingga tak ingin kembali melihat kenangannya yang dulu tampak indah. Setidaknya dahulu “Sampah” itu pernah tampak indah bagi pemiliknya.
Tentu tak semua orang menganggap kenangan sebagai sampah yang harus di buang begitu saja. Ada sebagian orang yang menyimpan rapih semuanya dalam “Kotak Kenangan”. Lantas, apa kenangan itu sangat indah hingga sayang jika dibuang?. Mungkin saja terlalu indah, mungkin keindahannya mengalahkan warna pelangi, atau mungkin saja keindahannya bagaikan kuntum bunga mawar yang mekar karena nyanyian cinta para peri.
Kenangan tampak seperti nyanyian yang dapat dilupakan, karena tak ada tangan hangat yang dapat digenggam tuk menemani hati yang sepi. Seperti nyanyian yang dapat dilupakan karena tak ingin bernyanyi seorang diri.